Ruang Mamuju – Tiga Teknisi Telkom Kesetrum di Mamuju, Satu Tewas Insiden nahas menimpa tiga teknisi PT Telkom yang tengah melakukan perbaikan jaringan di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Ketiganya mengalami sengatan listrik saat bekerja, satu orang dinyatakan meninggal dunia, sementara dua lainnya menderita luka serius dan kini dirawat intensif di rumah sakit.
baca juga: Bupati Mamuju Hadiri Saqbe Forum 2025
Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi ketika para teknisi sedang melakukan perbaikan kabel jaringan di sebuah tiang listrik. Diduga mereka tanpa sengaja bersentuhan dengan kabel bertegangan tinggi, sehingga langsung tersengat arus listrik.
Dua korban lain mengalami luka bakar cukup parah dan masih dalam penanganan tim medis,” kata seorang petugas BPBD Mamuju.
Kronologi Kejadian
Saksi mata di lokasi menyebut sempat terdengar suara ledakan kecil sebelum para teknisi terjatuh. Warga sekitar kemudian bergegas membantu dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang. Tim PLN bersama aparat kepolisian segera mengamankan lokasi agar tidak menimbulkan korban tambahan.
Respon Perusahaan dan Pemerintah
Pihak Telkom Regional Sulawesi menyampaikan duka cita mendalam atas insiden ini. Mereka berjanji akan menanggung seluruh biaya perawatan korban luka serta memberikan santunan kepada keluarga teknisi yang meninggal dunia.
“Kami sangat berduka atas musibah ini. Keselamatan pekerja adalah prioritas, dan kami akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur kerja di lapangan,” ujar perwakilan Telkom dalam keterangan resmi.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Mamuju juga menyampaikan belasungkawa dan meminta masyarakat tetap berhati-hati berada di sekitar area pekerjaan jaringan listrik dan telekomunikasi.
Investigasi Penyebab
Hingga kini, pihak kepolisian bersama PLN dan Telkom masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut. Dugaan sementara, korban tersengat karena ada kabel tegangan tinggi yang berdekatan dengan jaringan telekomunikasi.
“Kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk soal standar operasional kerja dan kelengkapan alat pelindung diri,” kata Kapolres Mamuju.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan kerja, terutama bagi teknisi lapangan yang berhadapan langsung dengan risiko listrik bertegangan tinggi. Kejadian di Mamuju sekaligus menyisakan duka bagi keluarga korban serta rekan-rekan sesama pekerja telekomunikasi.






